Bunda Sayang
Melatih Kemandirian
Institut Ibu Profesional
Hanya berselang sehari , tempat sampah di rumah kembali penuh. Bagi saya membuang sampah menjadi rutinitas yang tak perlu kulakukan sendiri. Kini sudah bisa kudelegasikan pada Syafiq. Meski sang Gubernur cilik peduli sampah ini masih tetap harus diingatkan saat masa buang sampah tiba.
Pagi ini, Syafiq bangun agak cepat tanpa dibangunkan juga. Biasanya ia akan langsung mandi, makan terus bersiap ke sekolah. Tapi karena bangunnya subuh, maka ia menunda mandi hingga hari mulai menampakkan diri. Saya yang melihatnya hanya berdiam diri tak melakukan apa-apa, berfikir untuk mengingatkan tugasnya yang biasa ia lakukan saat telah siap menuju sekolah dan sedang menanti anggota keluarga lainnya.
"Pak gubernur, kalau pagi biasanya bertugas, kan? Tanyaku. Tanpa berkata-kata, Ia langsung berdiri menuju dapur mengambil tempat sampah. Kali ini ia sudah mulai faham rutinitasnya di pagi hari. Meski waktunya saya geser lebih awal melenceng dari kebiasaan latihan sebelumnya.
Ada rasa puas dan gembira melihatnya mulai memahami tugasnya sendiri meski sampai saat ini masih perlu diingatkan. Semoga kebiasaan ini sedikit -demi sedikit menetap dan menjadi rutinitas tanpa alarm sebelumnya lagi. Berproses yah nak, tumbuhlah menjadi insan yang senantiasa berpijak pada kaki sendiri , ringan tangan singsingkan baju dan peka terhadap lingkungan.
#day6
#Tantangan10Hari
#GameLevel2
#KuliahBundaSayang
#MelatihKemandirian
#InstitutIbuProfesional
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pembelajaran Daring: Memanusiakan manusia dimasa pandemi
Istilah pembelajaran memanusiakan manusia telah kita kenal jauh sebelum terjadi pandemi global ini. Sebuah judul buku yang pernah menjadi be...

-
Bunda Sayang Melatih Kemandirian Institut Ibu Profesional Menciptakan pembiasaan baru dalam diri anak mesti dilakukan bersama. Orang tua...
-
Terkadang orang tua memuji anaknya sebagai wujud apresiasi atas pencapaian yang telah dilakukan. Sebaliknya akan mengkritisi jika melakukan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar